News

Komandan Jihad Islam Palestina Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon

Istanbul (KABARIN) -

Seorang komandan Jihad Islam Palestina dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah apartemen di kawasan pinggiran Baalbek, Lebanon timur, pada Senin dini hari.

Berdasarkan laporan National News Agency, korban tewas diidentifikasi sebagai Wael Abdul Halim. Dalam serangan itu, putrinya yang masih berusia 17 tahun, Rama, juga ikut menjadi korban.

Serangan tersebut membuat tim penyelamat dan ambulans langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi puing bangunan. Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya korban selamat lainnya di bawah reruntuhan.

Insiden ini kembali memperpanjang daftar pelanggaran terhadap gencatan senjata yang sebenarnya masih berlaku di kawasan tersebut. Gencatan senjata rapuh itu mulai diberlakukan sejak 17 April dan kemudian diperpanjang hingga awal Juli.

Meski ada kesepakatan penghentian konflik sementara, situasi di Lebanon selatan dan wilayah perbatasan masih terus memanas akibat serangan yang terus terjadi.

Menurut laporan otoritas Lebanon, sejak 2 Maret serangan Israel di wilayah Lebanon telah menyebabkan hampir 3.000 orang meninggal dunia dan lebih dari 9.000 lainnya mengalami luka-luka.

Konflik tersebut juga memicu gelombang pengungsian besar-besaran. Lebih dari 1,6 juta warga dilaporkan terpaksa meninggalkan rumah mereka demi mencari tempat yang lebih aman.

Pejabat Lebanon menyebut jumlah pengungsi itu setara dengan hampir seperlima total populasi negara tersebut, memperlihatkan besarnya dampak kemanusiaan akibat konflik yang terus berlangsung.

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Raihan Fadilah
Copyright © KABARIN 2026
TAG: